Dulu waktu SD, kalau ditanya sama Pak Guru atau Bu Guru : Kalo udah gede mau jadi apa? "Dokter!". Sama hal nya dengan teman teman yang lain, kalo ditanya, "cita-cita kamu apa?" Aku mau jadi polisi. Aku Mau jadi tentara. Atau malah kebanyakan "Aku kepengen jadi Guru!". Mungkin karena sosok yang sering kita liat setiap hari adalah Pak Guru dan Ibu Guru itu sendiri sendiri di sekolah, Oleh karena itu, kita ga banyak tau kalo ada profesi lain selain daripada itu semua. Malah Silpa ini, lebih parah lagi. Waktu zaman SD kelas satu apa belum sekolah, dalem hati bilang gini, "Kalo aku udah gede, aku pengen jadi Wedding Peach!" Mak......anakmu kebanyakan nonton film kartun. Hiks..
Tapi memang beneran lho ya, anak kecil itu imajinasi nya luar biasa. Silpa waktu kecil beneran ngebet banget jadi Wedding Peach. Anyway, pada tau ga sih Wedding Peach? atau minimal pernah denger? Itu loh kartun cewek yang rambut nya warna-warni, terus salah satu tokoh nya nama nya Momoko. Terus lagi si cewe rambut pink ini jatuh cinta sama Yosuke. Ahh,,,,Yosukeeeeee,,,,lelaki idaman zaman baheula. Anak futsal super keren abis dan ternyata doi yang selama ini ku taksir adalah dalang dari penjahat di dunia kegelapan. Oh My God, aku tak percaya semua ini terjadi. "Apa sih Sil???" Wkwk. Pikiran waktu kecil ceritanya.
Okey, balik ke topik !!!
Jadi, apa sih Kelas Inspirasi?
Kelas Inspirasi adalah kegiatan yang mewadahi profesional dari berbagai sektor untuk ikut serta berkontribusi pada misi perbaikan pendidikan di Indonesia. Melalui program ini, para profesional pengajar dari berbagai latar belakang diharuskan untuk cuti satu hari secara serentak untuk mengunjungi dan mengajar SD, yaitu pada Hari Inspirasi. Selanjutnya para profesional ini disebut relawan pengajar. Relawan pengajar berinteraksi di sekolah untuk berbagi cerita dan pengalaman kerja dan memberi motivasi untuk meraih cita-cita bagi para siswa. Interaksi relawan pengajar dengan warga sekolah dilakukan untuk membuka ruang komunikasi dan kolaborasi antar keduanya melalui pengalaman mengunjungi, dan mengajar, dan berinteraksi selama hari inspirasi termasuk masa persiapannya..
( source : http://kelasinspirasi.org/)
Terus Kita Ngapain aja Selama Kelas Inspirasi?Kalo dari pengalamanku selama mengikuti kegiatan ini, kita hanya menjelaskan atau boleh jadi mempraktekan seperti apa profesi kita kepada Murid. Jadi, nanti kita datang ke sebuah SD dan mekanisme nya ditentukan oleh panitia yang bersangkutan itu sendiri. Waktu itu, kebetulan aku mengajar di SDN Bunisari yang letaknya cukup dekat dengan rumah yang hanya berjarak sekitar 2 km.
Oh iya, mengenai SDN Bunisari ini, aku ingat banget waktu masih sekolah SD, mungkin sekitar kelas 3 atau kelas 4, Sekolah ku pernah tanding kasti melawan SDN Bunisari ini, dan lalu tim kami kalah. Emm,,! Tapi berkesan banget kok pertandingan nya. Waktu itu, setelah pertandingan selesai, guru olahraga dari SDN Bunisari bilang pada guru olahraga ku, namanya Pak Ayi, bahwa katanya banyak teman2 SDN Bunisari ingin berkenalan denganku. (Wih,,,,jadi artis nih. hoho ) Lalu setelah masuk SMP, ternyata mereka masih ingat aku, "Sylva ya, yang waktu itu tanding kasti, masi inget ga? (Masih dong......) Aku ingat beberapa nya adalah Sinta dan Desi. Terus Desi ini jadi teman sekelas pas kelas 3 SMP. Seneng ya punya banyak teman :)
Boleh Bawa Alat peraga kah pas Hari Inspirasi?
Boleh, boleh banget ! Kita kan disana sebagai relawan pengajar yang mengajar anak-anak SD dimulai dari kelas satu hingga kelas 6. Jadi, sebisa mungkin ya harus menarik perhatian dan mereka bisa mengerti seperti apa profesi kita. Kebayang kan, anak SD kelas satu tiba tiba dikasih tau misalnya begini : Halo anak-anak, nama Ibu adalah Rafiah. Profesi Ibu adalah akuntan. Pekerjaan Ibu adalah membuat laporan Laba Rugi dan Neraca Keuangan. Jadi, laporan keuangan itu terdiri dari Debit dan Kredit bla bla bla abis itu ngasih liat contoh laporan keuangan beneran yang isinya jelimet atau bahkan ngasih liat laporan audit. (Helooooo,,, mau ngedosenin bu?)
Jangan sampe kaya gini juga : Perkenalkan, nama Bapak adalah Pak Belalang dan pekerjaan Bapak sebagai pemadam kebakaran. (terus tiba-tiba mobil pemadam kebakaran datang sambil ada bunyi-bunyi sirine) Lebih parah lagi ini : Namaku Sundari, Aku adalah atlit renang (sambil jelasin pake bikini. emmm) Be Logis and Realistis !!! Menarik, sopan, dan gak ganggu aktifitas lain. Oh ya, disana diwajibkan menggunakan kata "Bapak dan Ibu" untuk relawan pengajar. Therefore, gak bisa kita bilang : "Nama gue Mawar. Profesi gue adalah Penyiar Radio!" Gabisa juga pake kakak, aku, dan lain sebagainya.
Satu hal lagi, kalo mau bawa alat peraga, sebisa mungkin jangan yang berbahaya. Jadi, waktu itu teman ku, dia kerja di Chevron dan terus bawa alat peraga soda kue dan asam cuka. Mungkin mau kasih liat simulasi reaksi geothermal gitu kali, entah apa lah (maafkan diriku yang sok tau). Eh...pas lagi ngejelasin ke siswa satu nya, yang lain malah ada yang minum-in tu cairan asam cuka. Terus abis itu muntah-muntah deh di kelas. Nah,,, ini nih yang penting : kadang anak-anak SD tuh memang susah di atur. Waktu itu, aku yang ngeliatin dari jendela ketawa-ketawa aja sih liat mas nya pusing sendiri dan udah lirik2 ke jendela sambil bilang : "Duh Pusing!"(hampir ngibarin bendera putih, sementara kelas udah ricuh gak jelas) Haha..
Gimana Kesan-Kesan Selama Hari Inspirasi ?
Seru! Kalo kelas 4 ke atas sih murid-murid nya udah mulai ngerti dan tertib, tapi kalo kelas 3 ke bawah yah.....lumayan lah. Harus belajar sabar. Hehehe. Nemu kasus kaya gini : "Satu tambah satu sama dengan???" yang lain jawab, dia diem. Dikasih kuis cuman suruh kumpul bareng temen, yang lain antusias lari2, sedang doi masih diem aja. Tak samperin tak elus-elus, tak tanya kenapa, diriku malah dicuekin. "Ya Tuhan...apa maumu nak, nak...!" (dalem hati tiba-tiba kepikiran pingin bikin sop daging anak rewel ala chef Silpa. nomnom..) Terus temen-temen yang lain tiba-tiba jawab : "Bu Guru, memang gitu da baru masuk juga suka pengen cepet pulang dia mah (logat sunda tea)!" (Speechless)
Menurutku, ini kegiatan yang bagus. Kerasa waktu dulu, pas SD, kami yang tinggal agak jauh dari kota ini sangat minim informasi. Profesi tau nya itu-itu aja. Mainstream! Guru, tentara, polisi, dokter, insinyur, bisa dihitung pake jari. Mana tau ada profesi akuntan, menteri keuangan, designer, staff IT, arsitek, animator, koki, peneliti, psikolog, atau sastrawan. Cita-cita menjadi sangat terbatas. Sampe dulu pernah nemu kasus kaya gini : "Kalo aku udah gede, aku pengen jadi karyawan Indofood" Kenapa? "Biar kaya mama!" Hmmmm,,,gak salah sih. Rata-rata, anak kecil itu terinspirasi dari lingkungan di sekitar nya. Bener ga?
Dulu, waktu kursus sempoa aritmatika, kelas 3 SD (kalo ga salah) ketemu anak kota (cieee anak kampung ketemu anak kota), terus nanya gini : Eh, kamu cita-cita nya jadi apa? "Musisi!" (Wih, apaan tuh? dalem hati) Terus nanya sama guru les : Bu, Musisi tu apa? Dan si Guru menjelaskan, Musisi itu adalah ahli musik bla bla bla. Beuh, girang banget waktu itu, berasa nemu kosakata baru. Terus dibayang-bayang, keren ya jadi ahli musik. Ah aku juga kepengen ah jadi musisi. Abis itu kalo ditanya, Silpa, cita-cita kamu apa? "Aku kepengen jadi Musisi!" sok keren padahal labil. Yah,,,namanya juga anak SD.
Jadi sekali lagi, kelas inspirasi ini seru dan positif banget. Ingat, buat relawan pengajar, ini bukan ajang pamer profesi biar sang murid minat sama profesi kita. Tapi tugas kita hanyalah memberikan informasi sehingga siswa/siswi ini sadar dan tau seperti apa pekerjaan kita. Kita hanya memperkenalkan, bukan lagi promosi atau lagi open recruitment. Hence, be objective!
Harapan untuk Kelas Inspirasi
Harapannya untuk kelas inspirasi, semoga kegiatan ini menginspirasi anak-anak sejak dini, khususnya anak-anak yang tinggal di sisi kota atau bahkan di pedalaman agar mereka bisa bermimpi lebih tinggi. Semoga kita semua menyadari betapa pentingnya pendidikan sebagaai moddal awal dan utama untuk mewujudkan cita-cita mereka. Baik para murid, orang tua murid dan guru menyadari bahwasannya melanjutkan sekolah adalah dasar yang tidak ter-elak-kan untuk mencapai mimpi dan harapan anak bangsa sehingga kita semua bisa saling men-support dan memotivasi lagi. Selain itu, semoga mengisnpirasi semua orang termasuk para relawan pengajar atau calon relawan pengajar untuk lebih aware terhadap generasi penerus bangsa sebagai agen perubahan yang akan membawa besar nama kita semua dan negeri ini di masa mendatang. Semoga hari inspirasi berikutnya, SD ku juga kedatangan relawan pengajar, hehe.
Dulu, waktu kursus sempoa aritmatika, kelas 3 SD (kalo ga salah) ketemu anak kota (cieee anak kampung ketemu anak kota), terus nanya gini : Eh, kamu cita-cita nya jadi apa? "Musisi!" (Wih, apaan tuh? dalem hati) Terus nanya sama guru les : Bu, Musisi tu apa? Dan si Guru menjelaskan, Musisi itu adalah ahli musik bla bla bla. Beuh, girang banget waktu itu, berasa nemu kosakata baru. Terus dibayang-bayang, keren ya jadi ahli musik. Ah aku juga kepengen ah jadi musisi. Abis itu kalo ditanya, Silpa, cita-cita kamu apa? "Aku kepengen jadi Musisi!" sok keren padahal labil. Yah,,,namanya juga anak SD.
Jadi sekali lagi, kelas inspirasi ini seru dan positif banget. Ingat, buat relawan pengajar, ini bukan ajang pamer profesi biar sang murid minat sama profesi kita. Tapi tugas kita hanyalah memberikan informasi sehingga siswa/siswi ini sadar dan tau seperti apa pekerjaan kita. Kita hanya memperkenalkan, bukan lagi promosi atau lagi open recruitment. Hence, be objective!
Harapan untuk Kelas Inspirasi
Harapannya untuk kelas inspirasi, semoga kegiatan ini menginspirasi anak-anak sejak dini, khususnya anak-anak yang tinggal di sisi kota atau bahkan di pedalaman agar mereka bisa bermimpi lebih tinggi. Semoga kita semua menyadari betapa pentingnya pendidikan sebagaai moddal awal dan utama untuk mewujudkan cita-cita mereka. Baik para murid, orang tua murid dan guru menyadari bahwasannya melanjutkan sekolah adalah dasar yang tidak ter-elak-kan untuk mencapai mimpi dan harapan anak bangsa sehingga kita semua bisa saling men-support dan memotivasi lagi. Selain itu, semoga mengisnpirasi semua orang termasuk para relawan pengajar atau calon relawan pengajar untuk lebih aware terhadap generasi penerus bangsa sebagai agen perubahan yang akan membawa besar nama kita semua dan negeri ini di masa mendatang. Semoga hari inspirasi berikutnya, SD ku juga kedatangan relawan pengajar, hehe.
"Orang yang memiliki mimpi adalah orang yang tidak akan pernah terjatuh walau sudah diterjang ombak, karena mereka akan selalu berpegang pada mimpi mereka, dan mereka itulah orang-orang yang memiliki tujuan!"
Salam Inspirasi !
| https://www.youtube.com/watch?v=R-dVkMJ50T0 |
Photo Credits : Deri Effendi & Arisita





0 komentar:
Post a Comment